When The Past Was Around

when the past was around

Tidak lagi terperangkap masuk ke dalam genre horor dan mitologi yang menjadi pusatnya, kali ini mulai mengembangkan beragam ide kreatif yang di kembangkan dan mulai mendapatkan pasar yang solid tidak hanya untuk kalangan lokal saja namun juga gamer-gamer dari mancanegara, melihat perkembangan industri game selama beberapa tahun terakhir ini adalah sesuatu yang membanggakan untuk developer Indonesia. Di ujung tombak pertumbuhan ini mengemuka nama Toge Productions yang juga membantu beberapa developer lokal untuk menemukan jalan mereka ke pasar yang lebih luas dan unik, seperti konsistensi dan daya tarik game yang diracik oleh studio developer asal Surabaya – Mojiken. Kini mereka akhirnya melepas sebuah proyek terbaru mereka When the Past Was Around melalui Steam

Ketika When the Past Was Around di buat sebagai game yang memang menjadikan cerita cerita dan pendekatan artistik sebagai daya tarik utama anda dapat. Anda yang pernah merasakan game game buatan dari Mojiken lainnya seperti A Raven Monologuem yang di sebarkan secara cuma cuma pada beberapa tahun yang lalu, sepertinya akan menemukan pendekatan yang serupa di dalam game ini. Kini anda akan mendapatkan pengalaman cerita berfokus pada sisi romantisme anak manusia , yang di lengkapi dengan visual memanjakan mata, musik yang memainkan peran penting dan unknya, gameplay yang di berikan tidak hanya sebatas dari interactive story dimana anda hanya perlu bergerak kesana dan kesini untuk memicu progress selanjutnya, di titik intinya When the Past Was Around akan menyatu dengan pendekatan puzzle yang cukup mempersona. Layaknya permainan dominoqq online yang memiliki gameplay yang mempersona untuk di mainkan secara online.

when the past was around

Di dalam permainan ini, anda akan bermain sebagai Eda dan berlatar dengan dunia milik Eda. Di dalam dunia ini, musik bukan hanya sekedar alunan melodi saja, namun nyawa dan jalan hidup yang pasti untuknya. Namun layaknya kebanyakan anak manusia, Eda berada di titik yang membingunggkan. Musik tidak lagi menjadi hal yang menyenangkan seperti yang ia bayangkan. Di tengah situasi yang penuh tanda tanya dan belum jelas apakah memiliki jawaban atau tidak, Eda mulai bertemu dengan sosok misterius – Owl yang ternyata juga berbagi ketertarikan yang sama pada musik. Pertemuan mereka yang seolah sudah di tentukan oleh takdir ini tumbuh menjadi sebuah kisah romansa kecil di antara keduanya. Untuk Eda, Owl juga menjadi pintu motivasi baru untuk menemukan rasa cintanya kembali kepada musik. Namun layaknya hal yang sudah dapat di prediksi, kebahagian ini tidak berlangsung lama. Kegembiraan Eda yang sudah hampir menyetuh pintu kebahagian, kini di hantam kembali ke tanah dan membuat hatinya hancur.

Apabila anda pernah menikmati  Raven Monologue di masa lalu, yang juga merupakan game yang pernah di buat oleh Mojiken ini, akan merasa familiar sejak menit pertama anda memainkan permainan ini. Pendekatan presentasi yang sama juga di tawarkan oleh game ini, dimana artwork menjadi “jendela dunia” untuk certia yang hendak mereka berikan. Penuh detail, dengan warna warna yang juga diberikan untuk mewakili mood tertentu, ia juga datang kualitas yang benar benar memanjakan mata. Animasi  gerak secara real time yang juga membantu menguatkan kesan bahwa anda sedang menikmati sebuah buku gambar yang “hidup”

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


php shell download
istanbul escort

ısparta escort bayan profilleri bilecik escort ilanları edirne escort kadınlarının profilleri bolu escort numaraları kırşehir escort fotoğrafları burdur escort bayanların telefon numaraları ayvalık escort bayan ilanları amasya escort profilleri adapazarı escort bayan numaraları çorlu escort sitesi hakkında rize escort zonguldak escort ilanları trabzon escort bayan ilanları ve profilleri edirne escort

karşıyaka escort
c99 shell